Saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan yang penting untuk masyarakat, dan bahkan menjadi sumber penghasilan. Di Indonesia sendiri sudah 30% dari masyarakat Indonesia menggunakan internet dan sekitar 3%nya sudah melakukan transaksi online atau berkisar 6-8 juta pengguna dari jumlah 80 juta pengguna di Indonesia. Dalam satu dekade terakhir perkembangan bisnis online di Indonesia sudah sangat pesat. Bisnis yang menggunakan website/blog menjadi salah satu strategi penjualan atau marketing yang tepat saat ini.
Di Indonesia banyak sekali pengguna situs website/blog dengan ribuan visitor. Situs tersebut ada yang memanfaatkannya hanya sebagai media penyampai pesan lewat tulisan-tulisan dan ada yang memanfaatkannya untuk mendapatkan penghasilan dari bisnis online. Para pelaku bisnis menggunakan kekuatan internet untuk memperluas pasar mereka. Salah satunya adalah dengan mengadakan program afiliasi.
Mungkin Anda pernah mendengar kata-kata afiliasi ketika berselancar di dunia maya. Apa yang dimaksud bisnis affiliasi? Menurut Wikipedia, affiliate marketing (afiliasi) adalah suatu sistem pemasaran dengan menggunakan internet, di mana pemilik produk memberikan imbalan pada perantara karena berhasil membawa pembeli ke pemilik produk. Dalam bisnis ini kita bertugas untuk memasarkan produk produsen dan kita mendapatkan komisi dari penjualan produk tersebut.
Skema bisnis afiliasi (Sumber Gambar: Kangwahid.com)
Bisnis afiliasi memiliki beberapa keunggulan, diantaranya bisnis ini dapat dilakukan di mana saja, tidak perlu mempunyai produk sendiri, komisi yang diberikan juga cukup tinggi, tidak perlu mengeluarkan uang untuk memulai bisnis ini alias GRATIS, bisa memilih produk yang akan dipasarkan karena pilihan produknya yang banyak, tidak perlu menyewa tempat dan mencari pegawai, dan mampu memberikan penghasilan yang tak terbatas. Cukup menarik bukan?
Saya sendiri mengawali terjun ke dunia internet marketing melalui program afiliasi karena berbagai keunggulan yang ditawarkan tersebut. Hasil yang saya dapatkan pun sudah termasuk lumayan untuk dompet seorang mahasiswa saat itu. Dan saya kemudian mengembangkan bisnis afiliasi yang lain dan juga mendapatkan hasil yang lumayan. Saya mendapatkan penghasilan dari program afiliasi tersebut hanya dari blog gratisan. Jadi, memang bisnis afiliasi tak perlu modal yang besar, bahkan modal gratis pun bisa.
Bagaimanakah perkembangan bisnis afiliasi ini di Indonesia? Kita bisa lihat perkembangannya dari tahun ke tahun, jumlah pebisnis online yang memanfaatkan sistem afiliasi semakin bertambah banyak. Screenshot di atas juga saya dapatkan dengan mengikuti bisnis afiliasi dari produk lokal. Jadi, bisnis afiliasi di Indonesia tidak bisa diabaikan begitu saja.
Dari melihat kesamaan program bisnis afiliasi, jika di luar ada Amazon yang menjual berbagai macam barang, di Indonesia ada Lazada dan Bhineka. Jika di luar ada Clickbank yang menjual berbagai macam produk digital, di Indonesia ada Ratakan. Dan jika di luar ada CPA Way yang menawarkan komisi untuk setiap action yang terjadi,
di Indonesia ada ACCESS TRADE
.

Logo Access Trade (Sumber Gambar: www.accesstrade.co.id
)
Masih bingung apa action yang saya maksud di atas? Dan belum tahu apa itu Access Trade?
Access Trade merupakan salah satu platform afiliasi yang terbesar di Jepang, dan kini telah hadir di Indonesia. Access Trade mengajak pihak ketiga yaitu pemilik situs seperti website, blog, sosial media atau lainnya untuk memperoleh kesempatan mempromosikan atau bahkan menjual produk yang sesuai dengan konten / isi akun yang dimilikinya.
Access Trade memakai sistem Cost Per Action (CPA) dimana sistem afiliasi ini merupakan kerjasama yang paling aman dan efisien dalam memasarkan produk-produk Anda. Access Trade berperan sebagai CPA network yang merupakan penghubung antara pebisnis online (advertiser) dan calon konsumen melalui publisher. Seperti namanya, kita sebagai publisher akan mendapatkan uang ketika pengunjung melakukan action. Lantas action seperti apa yang bisa menghasilkan uang?
Action ini tergantung dari requirement / permintaan dari advertiser. Action yang diberikan dapat berupa memasukkan email, download aplikasi, dan lain sebagainya. Besar jumlah komisi yang didapat pun bervariasi tergantung dari tingkat kesukarannya. Untuk saat ini Access Trade, komisi per-action yang ditawarkan berkisar antara Rp.3.500 sampai Rp.7.000. Kecil yah? Ya, karena tugas kita sebagai publisher tidak berat-berat amat.
Sebenarnya selain CPA, Access Trade juga menawarkan sistem Cost Per Click (CPC). Sesuai namanya, sistem CPC dihitung berdasarkan klik yang terjadi. Walaupun terdapat sistem CPC di Access Trade, saya lebih menyarankan Anda untuk konsentrasi di CPA. Kenapa?
- Sebagai Advertiser, orang-orang yang mengakses iklan Anda merupakan pengunjung tertarget yang benar-benar membutuhkan produk-produk Anda karena mereka rela melakukan action. Sedangkan jika Anda menggunakan sistem CPC, pengunjung yang mengklik iklan Anda belum tentu membutuhkan produk yang Anda tawarkan.
- Sebagai Publisher, kita akan mendapatkan komisi yang lebih besar bila dibandingkan dengan CPC. Untuk saat ini, ada sebuah advertiser di Access Trade yang menawarkan klik iklan tertinggi, yaitu hanya Rp.600/klik.
300 x Rp.3.500 = Rp.1.050.000. Bagaimana kalau lebih? Di sisi lain, para advertiser pun mendapatkan keuntungan karena telah mendapatkan member yang benar-benar tertarget dan siap untuk membeli produk-produk yang ditawarkan.
Access Trade membantu kita (publisher dan advertiser) untuk menjadi
Kaya dari CPA Marketing.